Bayangan itu masih berkelebat, ketika wanita paruh baya itu menyeret laki-laki kecil dan dekil itu dengan paksa. ”Uku calak”, s ahut anak itu berteriak sambil mencoba melepaskan genggamannya. Namun anak itu tak berdaya melawan cengkraman tangan wanita kekar itu. “Ko coa nurut ngen inok nu, uku melipai ko be” Ujar wanita itu dengan beringas. Di tangan wanita itu terdapat mangkuk kosong yang sudah renyot dan kotor. Dengan paksa dia berikan mangkuk tersebut ke tangan anak itu dan menyeret nya hingga sampai di trotoar jalan. Anak tadi masih menangis sejadi-jadinya, namun wanita ini seolah tak punya perasaan dan tak peduli dengan tangisan anak yang begitu memilukan ini. Entah apa yang terjadi hingga membuat pelipis anak tadi terluka hingga mengucurkan darah segar. Si anak mencari sesuatu yang berada didekatnya untuk menghentikannya. Beberapa jam kemudian, “Minta sedekahnya pak, saya belum makan hari ini”. Dengan mata menghiba laki-laki kecil itu berke...
Give to the world THE BEST you have, and THE BEST will come back to you...