Skip to main content

hati-hati & jaga hati..

Berusahalah!

kau sudah tahu obatnya ukhti,perbanyak dzikir agar cintamu makin meluas hanya untukNya. aku berusaha memahami apa yang kau rasakan tapi selama kau memeranginya,maka kau sedang menimbun pahala jihadmu. Bukankah menahan gejolak yang tak halal ini berpahala jihad?

Sekali-kali batu karang yang raksasapun mampu pecah karena kemarahan ombak. Maka tak mungkin jika sekerat hati tak pernah retak atau patah, padahal telah banyak badai yang membenturnya.

Seandainya aku sekerat hati,maka ia tak retak atau patah, tapi berdarah. Aku yang memegang pisaunya  aku sendiri yang menyayatnya lalu datang satu hati lain yang bersih,dan ia membawa jauh pisauku tanpa melumuri hatiku terlebih dahulu dengan ramuan penyembuh luka.

Hidup ini akan lebih baik jika terpola, dan pola terbaik dalam hidup kita adalah agama kita,jika saya melakukan ini dan itu karena saya telah menemukan kebenaran dan menginginkan kehidupan selaras dengan pola agama.

Ya Allahu robbi yang maha membolak-balikkah hati,aku  selalu mengira aku sanggup mengakkarkan ghaudul bashar dimata,hati dan pikiranku. Tapi sejenak saat aku berpaling karena bisikan neraka, aku sekaligus terjerat dijaring yang bernama ketidak berdayaan.lalu aku mulai mempercayakan ketakberdayaan itu untuk merusak benteng iman bahwa kekasih ku hanya Allah saja. Dan aku cukup paham solusi terakhir yang biasa ditakdirkan kepada hamba yang benar2 hanya bertekad mencintai khaliknya...ya cukup Allah saja solusinya..


jaga hati
jaga mata
jaga telinga
jaga lidah
jaga langkah




Comments

Popular posts from this blog

ID Card Pesantren Kilat

assalamu'alaikum sobat, lagi-lagi ane dititahkan untuk ngedesain Id card buat pesantren kilat..#cieh kayak kerajaan# it's okay cz masalah ngedesain tu hobi ane tu meski yaaa...aca kadul kesannya nggak bagus2 amat, hehe masih mending lah daripada nggak ada sama sekali. ini dia, eng tereeeenggg.. setelah diedit disana-sini waktu diprint huahhh..lumayan buram! ahehe tapi karena mo dipake besok ya sudah mau tidak mau akhirnya ini di print juga.. hmm ya segitu dulu ceritanya.. Met menunaikan ibadah puasa sobat semoga ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemaren :D AMIN...

Menguji adrenalin jilid 2

Seperti biasanya sehabis subuh aku luangkan waktu untuk lari pagi nggak jauh dari rumah, ya cara ini cukup ampuh buat ngilangin rasa kantuk dan setidaknya ngurangin lemak-lemak yang masih istiqomah nempel di body..kalau nggak begitu kasur dan bantal terlalu menggoda seolah mengajak ku dengan hipnotisnya " tidurlah...tidurlah.." hkhkhk Akupun mulai berlari dengan basmalah,Lah?  jalanan masih gelap, terlihat satu dua ibu- ibu yang udah standby nungguin mamang sayur dan beberapa udah pada nongkrong di warung2..udara yg dingin dan segar membuat aku jadi sedikit menggigil tapi tentu tak bertahan lama, setelah beberapa menit berlari membuat tubuhku mulai hangat dan berkeringat.. orang  mungkin aneh juga liat aku, cz secara lari pagi tapi nggak pake atribut lengkap melainkan pake sandal jepit, rok dan baju gedombrang #apalah namanya.. Semenit kemudian aku berlari menyibak kegelapan subuh, tiba2 ada suara orang ngoceh  tapi nggak jelas, aku cuek sambil terus berlari..da...

DONAT VERSI GODOK-GODOK ALA ANE

Minggu yang cerah, mentari tak lagi malu-malu tersenyum tersembul dari balik muncung sang fajar seakan-akan berkata “Buruan mpok, aye mau terbit nih…”, sang fajar pun tak mau kalah berujar “Yee..sabar napa neng, ini ane lagi siap-siap”. Akhirnya setelah lama berkelindan sang mentari pun hadir memberikan kehangatan kepada seluruh penghuni bumi yang menggigil kedinginan. semesta berbahagia dengan hadirnya sang surya, para ibu-ibu yang cuciannya banyak pun turut bersuka cita dan bersenandung sambil ngucek-ngucek pakaian. begitupula diriku yang pagi itu sudah sibuk dengan segunung pakaian kotor yang lumayan pengen pingsan ngeliatnya. gubrakkk! maklumlah wanita karir dengan banyak anak, alias anak tikus, anak kecoa, dll. Hufftt hari sudah menunjukkan pukul 09.00, dengan menarik nafas lega semua kegiatan beres-beres dan cuci mencuci diakhiri dengan do’a penutup majelis, loh? hehe… ane pun langsung meraih handuk dan mandi diteruskan dengan sholat dhuha. siang itu rencananya emang ngg...