Ketika kubaca firmanNya, “sungguh tiap mukmin bersaudara” Aku merasa, kadang ukhuwah tak perlu dirisaukan Tak perlu, karena ia hanyalah akibat dari iman… Aku ingat pertemuan pertama kita, Ukhti sayang Dalam dua detik, dua detik saja Aku telah merasakan perkenalan, bahkan kesepakatan Itulah ruh-ruh kita yang saling sapa, berpeluk mesra Dengan iman menyala, mereka telah mufakat Meski lisan belum saling sebut nama, dan tangan belum ber Jabat Ya, kubaca lagi firmanNya, “sungguh tiap mukmin bersaudara” Aku makin tahu persaudaraan tak perlu dirisaukan Karena saat ikatan melemah, saat keakraban kita merapuh Saat salam terasa menyakitkan, saat kebersamaan terasa siksaan Saat pemberian bagai bara api, saat kebaikan justru melukai.. Aku tahu, yang rombeng bukan ukhuwah kita.. Hanya iman-iman kita yang sedang sakit, atau mengerdil Mungkin dua-duanya, mungkin kau saja Tentu lebih sering, imankulah yang compang-camping.. Kubaca firman persaudaraan ...
Give to the world THE BEST you have, and THE BEST will come back to you...