Skip to main content

Posts

dia Nabila..

umi..umi...Allah itu seperti apa? Malaikat itu kalau udah ngerjain tugasnya ngapain lagi? Oh ya adek kan punya guru beragama kristen apa bedanya kita dg mereka?  Dan banyak lagi pertanyaan kritis lain yang dilontarkan dari mulut mungil itu..nabila namanya..waktu itu masih imut2nya anak kelas 4SD..rambutnya yg kriwil selalu jadi bahan ledekan sang kakak tantowi (alm) kelas 1 smp, sehingga tak pelak suasana ngaji pun berubah menjadi riuh dengan gelak..tawa..tangis dll... ah...aku rindu moment itu..saat dimana aku menghabiskan sepertiga hariku untuk bersama mereka..terkadang menjadi guru,kadang menjadi teman curhat bahkan tukang dongeng, haha tapi aku bersuka cita menjalaninya. aku ingat waktu pertama sang kakak pertama kali mengalami masa puber dan mulai menyukai seorang teman, atau pernah nggak sengaja terlihat gambar tak senonoh..mungkin bagi sebagian anak itu adalah hal yang rahasia ..tapi sekali lagi tidak, Ia menceritakan semuanya sembari meminta pendapatku ...

episode 1 madinah

26 april 2015 Cuaca tidak begitu baik sehingga menyebabkan pesawat oleng kesana kesini, pramugari beberapa kali mengumumkan untuk tetap memakai sabuk pengaman demi kenyaman saat berada di pesawat, aku tak hentinya beristighfar dalam hati dan berdo'a meminta keselamatan sepanjang perjalanan, selain itu, aku juga sedikit was-was, karena ini pertama kalinya melakukan perjalanan jauh tanpa orang tua atau keluarga yang menemani..yup akhirnya ayahku tidak berangkat bersamaku kali ini, tapi sedikit lega ketika beliau menyampaikan bahwa beliau akan berangkat umroh di bulan ramadhan nanti. meskipun ragu, tapi emak, bak, keluarga tak henti memberikan support kepadaku..

Saat ditanya kapan Nikah

dapat dari grup sebelah, lumayan bagus..udah izin ya sama yg ngepost :)  Kalau ditanya kapan nikah jawabannya gini : . "Iyah..nanti yah aq kan sekarang lagi ngumpulin uang buat ngelamar kamu" . " iyah..nanti yah kalau udah waktunya aku pasti datang ngelamar kamu?" . "sabar yh..nunggu aq lulus dulu" . "aku kan belum punya kerjaan / diangkat jadi pegawai tetep" . "orang tua aku belum ngizinin aku nikah.."

The Power Of Dream

Sejak zaman kuliah dulu aku suka nulis cita-cita alias mimpiku di buku diary, itu setelah liat videonya pak Danang mahasiswa IPB yang berhasil mencapai hampir seluruh cita-cita yang hanya ia tulis dilembaran2 kertas, karena termotivasi akhirnya aku juga ikutan jejak beliau menulis 100 mimpiku, saat itu jujur aku bingung karena aku hanyalah seorang anak yang terlahir dari keluarga biasa, jiwaku sangat rapuh dan over unconfident,  untuk bermimpi saja aku takut ya dengar berbagai alasan,..ntar gak kesampaianlah, mana mungkin? bayangkan betapa tidak beraninya aku meski hanya menuliskan impian saja.. akhirnya...

Tips menghafal Alqur'an

Banyak cara atau metode menghafal al-Qur’an. Di antaranya diresepkan oleh Deden Muhammad Makhyaruddin, . Peraih Juara 1 Internasional Lomba Tahfizh 30 Juz dan Tafsirnya (Maroko 2011) itu menjelaskan, menghafal al-Qur’an sangatlah mudah. “Semudah bernafas,” ujarnya, “Kecuali yang berpenyakit ‘asma’; hatinya kena asma, imannya yang kena asma.” Ia memaparkan, jika al-Qur’an diibaratkan oksigen, maka menghafalkannya seperti bernafas dengan al-Qur’an.

3 Bersaudara yang hafal Alqur'an

"Dan telah Kami mudahkan al-qur'an untuk diingat (dijadikan peringatan), maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran." (QS. Al-Qamar : 17) Pada dasarnya Allah telah memudahkan manusia untuk menghafal al-qur'an. Menghafal menjadi sulit ketika seseorang tidak mempunyai motivasi yang kuat dan tidak mampu menghindari perbuatan maksiat. Dalam al-qur'an, Allah telah berjanji bahwa Dia akan menjaga kemurnian dan keotentikan itu sendiri lewat para penghafal al-qur'an. "Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan al-qur'an, dan Kami (pula) yang menjaganya." (QS. Al-Hijr : 9) Salah satu kisah yang menarik untuk disimak adalah kisah Tabarak dan Yazid Tamamuddin, kakak beradik yang tinggal di Jeddah. Mereka berdua berhasil menjadi seorang hafizh -julukan bagi orang yang sudah hafal al-qur'an- ketika keduanya baru berusia empat tahunan.

Romansa cinta Salman Al-farisy (cinta diatas cinta)

Berikut adalah kisah cinta sahabat Rasulullah dari Persia, Salman Al Farisi, lelaki Persia yang baru bebas dari perbudakan fisik dan perbudakan konsepsi hidup itu ternyata mencintai salah seorang muslimah shalihah dari Madinah. Tapi bagaimanapun, Madinah bukanlah tempat ia tumbuh dewasa. Ia berpikir, melamar seorang gadis pribumi tentu menjadi urusan pelik bagi seorang pendatang seperti Salman. Maka, disampaikanlah gejolak hati itu kepada sahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya, Abu Darda’. “Subhanalloh, Walhamdulillah..” senang hati Abu Darda’ mendengarnya. Setelah persiapan, beriringanlah kedua sahabat itu menuju rumah wanita sholihah yang dimaksud. sesampainya disana, abu darda menyampaikan niat baik sahabatnya itu dengan aksen madinah yang kental“Saya, Adalah Abud Darda’.”